GEJOLAKNEWS - Batam terus menunjukkan taringnya di kancah investasi. Angka fantastis Rp69,3 triliun berhasil diraih dalam setahun pertama kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata kepercayaan investor. Wali Kota Batam sendiri yang menyampaikan kabar gembira ini, melampaui target yang ditetapkan.
Pemerintah Kota Batam tak berhenti berinovasi. Terbaru, mereka menjalin kemitraan strategis dengan Jerman dan Jepang. Fokusnya jelas: sektor maritim dan teknologi tinggi. Ini langkah cerdas memanfaatkan keunggulan geografis Batam.
| Gambar dari Pixabay |
Batam, Magnet Investasi Global
Kemitraan Strategis dengan Jerman dan Jepang
BP Batam bergerak cepat memperluas jejaring. Kunjungan ke Duta Besar Jerman dan Menteri Kedutaan Besar Jepang menjadi bukti keseriusan. Mereka tidak hanya bicara, tapi menjajaki kolaborasi nyata. Industri berteknologi tinggi menjadi salah satu daya tarik utama.
Transformasi Menjadi Pusat Eksekusi
Batam kini bertransformasi menjadi execution hub. Ini menghubungkan arus investasi dan rantai pasok global. Dari Eropa ke Asia, Batam menjadi jembatan vital. Kebijakan baru seperti PP Nomor 25 dan 47 Tahun 2025 menjadi fondasi kokoh.
Sektor Unggulan dan Potensi Masa Depan
Industri Semikonduktor Asia Berbasis di Batam
Sebuah kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat. Kemitraan strategis antara PT Galang Bumi Industri dengan Essence Global Group dan Tynergy Technology Corporation USA akan melahirkan pusat semikonduktor Asia di Batam. Ini bukan main-main, potensi investasi tambahan mencapai US$ 26,7 miliar.
Ekonomi Tumbuh, Tantangan Tetap Ada
Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat menguat 6,89 persen. Angka ini bagus, tapi bukan akhir segalanya. Penanganan banjir, air bersih, dan sampah tetap menjadi pekerjaan rumah besar. Keberlanjutan lingkungan harus tetap menjadi prioritas utama.
#Batam #Investasi #Ekonomi
