GEJOLAKNEWS - Bursa Efek Indonesia kembali diguncang aksi korporasi bernilai fantastis. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi sorotan utama setelah mencatat lonjakan nilai transaksi harian yang luar biasa pada Senin, 19 Januari 2026. Lonjakan ini dipicu oleh transaksi crossing senilai Rp6,91 triliun yang melibatkan 18,19 miliar lembar saham BUMI dengan harga Rp380 per saham.
Restrukturisasi Kepemilikan Saham BUMI
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, transaksi jumbo ini dilakukan oleh Treasure Global Investment Limited. Perusahaan ini tercatat melepas seluruh 18,19 miliar sahamnya dengan tujuan restrukturisasi kepemilikan pemegang saham.| Gambar dari Pixabay |
#### Penurunan Porsi Kepemilikan Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Treasure Global Investment—yang merupakan salah satu kendaraan investasi Grup Salim—turun signifikan. Kepemilikan mereka berkurang dari 8,08% menjadi 3,18% hak suara.
##### Penegasan Status Pengendali Meskipun terjadi penurunan porsi kepemilikan, manajemen BUMI menegaskan bahwa Grup Bakrie dan Grup Salim tetap menjadi pemegang saham pengendali perseroan. Penyesuaian struktur kepemilikan ini tidak mengubah status pengendali perusahaan.
#### Sejarah Masuknya Treasure Global Treasure Global Investment masuk ke BUMI melalui aksi private placement pada tahun 2022. Saat itu, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar US$1,6 miliar. Aksi ini juga meningkatkan jumlah saham beredar menjadi 343,8 miliar lembar.
##### Pemegang Saham Utama Saat Ini Saat ini, Mach Energy (Hong Kong) Limited masih menggenggam hampir separuh saham BUMI. Ini menunjukkan bahwa Mach Energy tetap menjadi pemegang saham utama di perusahaan batu bara ini.
Kinerja dan Dampak Transaksi
Terlepas dari aksi korporasi ini, BUMI mencatat kinerja yang positif. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,9% secara tahunan menjadi US$1,03 miliar per kuartal III/2025. Laba usaha melonjak 231,9% berkat efisiensi biaya yang dilakukan perusahaan.#### Pengaruh Terhadap Pergerakan Saham Meskipun demikian, tekanan jual dalam jumlah besar dari transaksi ini turut memengaruhi pergerakan saham BUMI di pasar. Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (22/1/2026), saham BUMI tercatat melemah 4,66% ke level Rp368 per saham.
##### Koreksi Harga dalam Sepekan Dalam periode satu pekan terakhir, harga saham BUMI juga telah terkoreksi sebesar 10,24%. Hal ini menunjukkan dampak langsung dari aksi divestasi yang dilakukan oleh pemegang saham besar.
#SahamBUMI #BumiResources #TransaksiJumbo
