GEJOLAKNEWS - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola. Nani, mantan bintang Manchester United dan tim nasional Portugal, memutuskan untuk keluar dari masa pensiunnya. Di usianya yang ke-39 tahun, ia siap merumput kembali. Kali ini, klub barunya adalah FC Aktobe yang berlaga di Liga Primer Kazakhstan.
Keputusan ini tentu saja mengundang decak kagum sekaligus rasa penasaran. Nani sendiri sebelumnya telah mengumumkan pensiun pada Desember 2024 lalu. Namun, sebuah tawaran dari FC Aktobe rupanya sanggup menggoyahkan pendiriannya. Ia sepakat untuk menandatangani kontrak selama satu musim.
| Gambar dari Pixabay |
Selain itu, peranannya di klub baru tidak hanya sebagai pemain. Nani juga akan terlibat dalam program pengembangan klub. Ini menunjukkan visi jangka panjang FC Aktobe dalam memanfaatkan pengalaman dan nama besar Nani. Harapannya, kehadiran Nani bisa mendongkrak performa tim sekaligus citra sepak bola Kazakhstan di kancah internasional.
Perjalanan Karir yang Gemilang
Dari Portugal ke Manchester United
Nani, yang memiliki nama lengkap Luís Carlos Almeida da Cunha, memulai karirnya di Portugal. Ia pernah memperkuat Sporting CP sebelum akhirnya hijrah ke Manchester United pada tahun 2007. Bersama Setan Merah, Nani meraih berbagai gelar bergengsi. Empat gelar Liga Primer Inggris, dua Piala Liga, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub adalah bukti nyata prestasinya.
Ia dikenal dengan kecepatan, kelincahan, dan tendangan kerasnya. Nani seringkali menjadi andalan tim, baik di Manchester United maupun di timnas Portugal. Bersama Portugal, ia turut membawa negaranya menjuarai Piala Eropa 2016.
Pindah-pindah Klub Hingga Keputusan Pensiun
Setelah delapan musim di Manchester United, Nani sempat berpindah-pindah klub. Ia pernah bermain di Fenerbahçe, Valencia, Lazio, Orlando City, Venezia, Melbourne Victory, dan Adana Demirspor. Perjalanannya di dunia sepak bola profesional akhirnya ia akhiri dengan membela Estrela da Amadora.
Pada Desember 2024, Nani memutuskan untuk gantung sepatu. Ia merasa telah menyelesaikan tugasnya di dunia sepak bola. Namun, tawaran dari FC Aktobe seolah membuka lembaran baru dalam karirnya.
Tantangan Baru di Tanah Asia Tengah
Bergabungnya Nani dengan FC Aktobe menandai babak baru. Usia 39 tahun tentu bukan usia muda bagi seorang pesepak bola. Namun, Nani sepertinya masih memiliki semangat juang yang tinggi. Ia juga baru saja menyelesaikan kursus lisensi kepelatihan UEFA A Elite Youth.
Ini menunjukkan bahwa Nani tidak hanya ingin bermain, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sepak bola. Kehadirannya di Kazakhstan diharapkan dapat memberikan dampak positif. Terutama bagi para pemain muda di sana.
Meskipun demikian, tantangan tetap ada. FC Aktobe sendiri merupakan klub dengan sejarah yang cukup baik di Kazakhstan. Namun, mereka belum pernah berpartisipasi di kompetisi Eropa. Dengan pengalaman Nani, mampukah FC Aktobe meraih impian tersebut?
#Nani #SepakBola #Kazakhstan
