GEJOLAKNEWS - Sebuah prestasi monumental baru saja diraih oleh film komedi Indonesia, "Agak Laen: Menyala Pantiku!" atau yang akrab disapa "Agak Laen 2". Film ini secara resmi dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh "Pengabdi Setan 2: Communion". Pencapaian ini sungguh luar biasa, mengingat persaingan ketat di industri perfilman nasional.
Perjalanan "Agak Laen 2" menuju puncak box office tidaklah mudah. Film yang dibintangi oleh kuartet komika populer: Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel ini, berhasil memukau jutaan penonton dengan humor segar dan cerita yang relatable. Sutradara Muhadkly Acho dan produser Ernest Prakasa berhasil menciptakan formula yang tepat untuk menghibur masyarakat Indonesia.
| Gambar dari Pixabay |
Kesuksesan yang Meroket
Film ini secara resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa setelah menyalip rekor "Jumbo". Angka penontonnya terus bertambah, bahkan di hari ke-45 penayangan, film ini telah meraih 10.701.345 penonton. Sebelumnya, pada 31 Desember 2025, film ini sudah menembus 10 juta penonton, sebuah pencapaian fenomenal yang menjadikannya bintang baru di industri film Indonesia.
Dampak pada Industri Film
Kesuksesan "Agak Laen 2" bukan hanya sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa film komedi lokal dengan kualitas yang baik mampu bersaing bahkan mengalahkan film-film blockbuster Hollywood. Film ini membuktikan bahwa cerita yang dekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia memiliki daya tarik yang kuat.
Penantang Rekor Dunia
Bahkan, "Agak Laen 2" kini tengah berpacu dengan rekor film terlaris sepanjang masa di Indonesia, yang masih dipegang oleh "Avengers: Endgame". Dengan selisih yang semakin menipis, film komedi ini berpotensi mencetak sejarah baru dan mengakhiri dominasi film asing di puncak box office.
Alur Cerita yang Menarik
"Agak Laen 2" menceritakan kisah empat detektif yang selalu gagal dalam menjalankan tugasnya. Bene, Boris, Jegel, dan Oki, yang kariernya terancam, mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan diri. Mereka ditugaskan untuk menyamar dan menyusup ke sebuah panti jompo guna memburu seorang buronan kasus pembunuhan anak wali kota.
Misi di Panti Jompo
Dalam penyamaran mereka di panti jompo, kekacauan dan komedi situasi absurd tak terhindarkan. Misi ini bukan hanya tentang menangkap buronan, tetapi juga tentang bagaimana keempat detektif ini menghadapi tekanan pekerjaan dan harapan untuk tidak dipecat, sebuah isu yang sangat manusiawi.
Kolaborasi Bintang Tamu
Selain keempat pemeran utama, film ini juga turut dibintangi oleh aktor dan aktris berbakat lainnya seperti Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani. Kolaborasi mereka menambah kekayaan narasi dan daya tarik film ini.
#FilmIndonesiaTerlaris #AgakLaen2 #BoxOfficeIndonesia
