Waspada! 7 Hal Ini Bisa Bikin Puasa Anda Batal, Segera Hindari Jelang Ramadan!

GEJOLAKNEWS - Puasa Ramadan adalah ibadah wajib bagi umat Muslim. Namun, dalam pelaksanaannya, ada saja hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Memahami hal-hal ini penting agar ibadah kita diterima. Jangan sampai ibadah yang dijalankan sia-sia hanya karena kelalaian.

Memasukkan Sesuatu ke Dalam Tubuh

Makan dan Minum dengan Sengaja

Ini adalah pembatal puasa yang paling umum dan jelas. Makan atau minum, sekecil apapun, jika dilakukan dengan sengaja di siang hari, maka puasa batal. Ini berlaku untuk segala sesuatu yang masuk melalui mulut, hidung, telinga, dubur, atau kemaluan. Namun, jika hal itu terjadi karena lupa, seperti tidak sengaja menelan makanan atau minuman saat sedang berpuasa, maka puasa tetap sah.
Gambar Ilustrasi Artikel
Gambar dari Pixabay

Menggunakan Obat Lewat Saluran Pencernaan

Mengonsumsi obat yang diminum atau dimasukkan melalui saluran pencernaan, seperti tablet atau cairan, juga dapat membatalkan puasa. Ini dianggap sama seperti makan dan minum, karena memasukkan zat ke dalam tubuh.

Aktivitas Tubuh dan Kondisi Khusus

Muntah dengan Sengaja

Jika seseorang muntah dengan sengaja, puasanya menjadi batal. Namun, jika muntah terjadi secara tidak sengaja, misalnya karena sakit atau mual, puasa tetap sah.

Berhubungan Badan di Siang Hari

Melakukan hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadan tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga memiliki konsekuensi yang berat. Selain harus mengganti puasa, ada kewajiban membayar fidyah atau kafarat, yaitu berpuasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin.

Menstruasi atau Nifas

Bagi wanita, datangnya haid (menstruasi) atau nifas (darah setelah melahirkan) membatalkan puasa. Wanita yang mengalami kondisi ini tidak wajib berpuasa dan harus mengganti puasa yang terlewat setelah Ramadan.

Keluarnya Cairan Tubuh dengan Sengaja

Mengeluarkan cairan tubuh secara sengaja juga termasuk hal yang membatalkan puasa. Ini bisa berupa keluarnya air mani dengan sengaja atau darah, misalnya melalui bekam (hijamah). Namun, jika pengeluaran darah terjadi karena kecelakaan atau alasan medis, puasa tetap sah.

Merokok

Merokok juga termasuk hal yang membatalkan puasa. Nikotin dan zat lain dalam rokok yang masuk ke dalam tubuh dianggap sebagai pembatal puasa karena sama seperti makan dan minum.

Gila atau Hilang Akal

Salah satu syarat sah puasa adalah memiliki akal yang sehat. Jika seseorang mengalami gangguan jiwa atau kehilangan akal di siang hari saat berpuasa, maka puasanya batal. Namun, jika ia sembuh setelah lama tidak sadarkan diri, ia tidak diwajibkan mengganti puasa karena puasa hanya diwajibkan bagi yang berakal sehat.

Murtad (Keluar dari Agama Islam)

Seseorang yang keluar dari agama Islam (murtad) saat berpuasa, maka puasanya otomatis batal. Ini karena puasa adalah ibadah yang hanya diwajibkan bagi Muslim yang beriman. Tindakan yang menyebabkan murtad, seperti mengingkari rukun iman, membatalkan semua amal ibadah, termasuk puasa.

Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Menjaga diri dari segala hal yang dapat membatalkan atau merusak nilai ibadah adalah kunci. Memahami rincian ini membantu kita menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan penuh kesadaran.



#PembatalPuasa #FikihPuasa #IbadahRamadan

LihatTutupKomentar
Cancel