GEJOLAKNEWS - Sevilla kini tengah berada di persimpangan jalan. Performa inkonsisten di La Liga musim ini membuat mereka terperosok ke posisi yang mengkhawatirkan. Tekanan semakin besar seiring mendekatnya akhir musim.
Nasib di Ujung Tanduk
| Gambar dari Pixabay |
Ancaman Degradasi Semakin Nyata
Posisi Sevilla di klasemen La Liga semakin mendekati zona degradasi. Mereka kini menduduki peringkat ke-15, hanya terpaut dua poin dari jurang degradasi. Hasil imbang melawan Girona, meskipun bisa dibilang hasil yang adil, tidak cukup untuk menjauhkan mereka dari bahaya. Situasi ini semakin memprihatinkan mengingat musim lalu mereka finis di peringkat ke-17, nyaris terdegradasi.Performa Kandang yang Mengecewakan
Rekor kandang Sevilla juga menjadi sorotan. Mereka hanya mampu meraih 14 poin dari 12 pertandingan di kandang sendiri. Padahal, dukungan penonton di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan seharusnya menjadi kekuatan tambahan. Perlu ada evaluasi mendalam mengapa performa di depan para suporter sendiri tidak sebaik yang diharapkan.Analisis Taktis dan Transfer
Perlu Improvisasi di Lini Serang
Pelatih Matias Almeyda dituntut untuk mencari solusi agar lini serang Sevilla lebih tajam. Potensi Neal Maupay yang baru mencetak satu gol dalam dua penampilan harus dimaksimalkan. Kehadiran pemain seperti Juanlu Sanchez di sisi kanan diharapkan bisa membuka pertahanan lawan. Namun, secara keseluruhan, tim perlu menunjukkan determinasi lebih untuk meraih kemenangan.Bursa Transfer dan Harapan Baru
Sevilla telah melakukan beberapa pergerakan di bursa transfer, namun dampaknya belum terlihat signifikan. Ada rumor ketertarikan terhadap pemain seperti Oscar Bobb dari Manchester City dan Joshua Zirkzee dari Manchester United. Keputusan transfer di masa lalu, seperti peminjaman Samir Nasri pada 2016, menunjukkan bahwa klub pernah mencoba mendatangkan pemain bintang untuk mengangkat performa. Namun, kini fokus utama adalah bagaimana mengamankan posisi di La Liga terlebih dahulu.#Sevilla #LaLiga #Degradasi
