GEJOLAKNEWS - Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milan Cortina telah menyajikan aksi menegangkan di Livigno Snow Park. Tormod Frostad dari Norwegia berhasil merebut medali emas dalam nomor Ski Gaya Bebas Big Air Putra. Ia menunjukkan performa luar biasa, terutama pada lompatan terakhirnya. Frostad mencatatkan skor impresif 195.50, mengungguli pesaingnya.
Perjuangan Sang Juara
| Gambar dari Pixabay |
Lompatan Penentu Emas
Kemenangan Frostad diraih melalui lompatan terakhir yang spektakuler. Ia sukses mendaratkan trik right nose butter double bio 1620 dengan sempurna. Lompatan ini memberinya skor 98.50, cukup untuk mengamankan posisi puncak. Skor totalnya menjadi 195.50, mengalahkan Mac Forehand dari Amerika Serikat yang meraih perak dengan 193.25.
Dominasi dan Kejutan
Sementara itu, Birk Ruud, juara bertahan sekaligus favorit, harus puas di posisi kedelapan. Ia sebelumnya telah meraih emas di nomor slopestyle. Kejutan datang dari Matěj Švancer dari Austria yang berhasil meraih medali perunggu. Ini menjadi sejarah bagi Austria di cabang ski gaya bebas nomor Big Air.
Jalannya Kompetisi
Tantangan Cuaca
Kompetisi ini tidak lepas dari tantangan. Cuaca buruk dengan salju lebat sempat mengganggu jalannya acara. Beberapa nomor pertandingan bahkan harus ditunda. Namun, final Big Air Putra tetap digelar di bawah kondisi yang menantang namun tetap spektakuler.
Performa Atlet Lain
Atlet Amerika Serikat lainnya, Troy Podmilsak dan Konnor Ralph, nyaris meraih podium. Mereka finis di posisi keempat dan kelima. Luca Harrington dari Selandia Baru, yang merupakan juara dunia 2025, harus puas di posisi keenam. Harrington sempat memimpin di awal kompetisi namun gagal mempertahankan posisinya.
#OlimpiadeMusimDingin2026 #SkiGayaBebas #BigAirPutra
